Perlu Inovasi Manajemen Air

Seiring dengan semakin bertambahnya populasi manusia di bumi ini termasuk di Indonesia, keperluan untuk menjamin keamanan dan ketersediaan air untuk rakyat pun semakin meningkat.

“Dalam jangka waktu 20 tahun ke depan, 60 persen populasi dunia akan hidup di perkotaan, dimana tingkat ekspansi urbanisasi paling banyak terjadi di negara berkembang. Menjamin akses terhadap pangan merupakan tantangan yang nyata,” ungkap Alexander Mueller, FAO Assistant Director-General for Natural Resources seperti yang dikutip fao (22/03) .

Meningkatnya populasi perkotaan memerlukan peningkatan suplai air untuk minum, mencuci dan memasak. Di sisi lain permintaan air juga akan meningkat untuk sektor pasar, agroindustri, dan operasi-operasi pengolahan bahan pangan. Permintaan air untuk irigasi air pertanian juga meningkat.

Namun dibalik meningkatnya kebutuhan air, potensi air hujan yang berlimpah belum banyak dioptimalkan. Contohnya saja, tempat atau lahan-lahan untuk menangkap air hujan seharusnya diperbanyak sehingga bisa dijadikan sebagai cadangan air baik untuk pertanian maupun perkotaan belum  menjadi sesuatu yang prioritas. Program penghijauan dan reboisasi pun perlu terus dilakukan untuk kebaikan generasi saat ini dan akan datang.

Indonesia, salah satu tempat di muka bumi ini yang memiliki curah hujan yang relatif tinggi tiap tahunnya dapat meningkatkan potensi air hujan sebagai sumber air bersih baik melalui perluasan catchment area, ataupun strategi lainnya.

Para petani dan orang-orang diperkotaan berkompetisi dalam memperebutkan air bersih. Hal ini perlu diantisipasi baik jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Perkotaan biasanya menggunakan air bersih lalu mengembalikan lagi ke lingkungan dalam bentuk yang sudah tercemar, contohnya konkretnya air yang digunakan untuk mencuci lalu air bekas cucian yang dibuang ke lingkungan mencemari lingkungan.

Mungkin saat ini kita masih bisa mendapatkan air bersih dengan mudah, bisa dengan air sumur atau memperoleh dari PAM. Walaupun tanpa disadari orang-orang membeli air mineral dengan harga yang relatif mendekati harga bahan bakar minyak.

Perencana dan pengambil kebijakan perlu secara serius memperhatikan isu ini. Tantangan masalah air di masa depan pasti akan lebih kompleks daripada yang dihadapi saat ini. Perlu banyak terobosan inovasi manajemen air untuk mengantisipasinya.

————

foto: fao

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s